Cara Menebalkan Teks di Postingan LinkedIn (+ Alat Gratis)

Cara Menebalkan Teks di Postingan LinkedIn (+ Alat Gratis)

Cara Menebalkan Teks di Postingan LinkedIn (+ Alat Gratis)

Pembuatan Konten

Margot Daugieras

|

Terakhir diperbarui: 19 Jun 2025

Apakah kiriman LinkedIn pernah terasa seperti satu dinding panjang teks?

Ketika format kiriman LinkedIn terlihat datar, bahkan ide yang kuat pun terlewatkan. Pembaca memindai, kehilangan inti, dan berlanjut.

Text yang dicetak tebal membantu menyusun pesan. Ia menciptakan jangkar visual, menyoroti inti pesan, dan membuat kiriman lebih mudah dicerna di perangkat mobile.

Berikut cara mencetak tebal teks di LinkedIn, ditambah praktik terbaik dalam format dan alat gratis untuk membuat konten Anda menonjol tanpa mengubah kiriman menjadi kekacauan yang berantakan.

Bisakah Anda Menebalkan Teks di LinkedIn?

LinkedIn tidak memiliki opsi bawaan yang memungkinkan Anda untuk menebalkan teks di pos, komentar, atau profil Anda. 

Namun, Anda bisa menggunakan teks tebal di LinkedIn dengan menggunakan alat format yang mengubah teks biasa menjadi karakter tebal. 

Haruskah Anda Menggunakan Teks Tebal LinkedIn?

Ketika datang untuk membuat dampak di LinkedIn, menarik perhatian audiens Anda sangat penting.

Berikut cara format pos LinkedIn Anda membantu Anda bersaing untuk mendapatkan perhatian:

  1. Tandai poin kunci. Gunakan format teks LinkedIn untuk menebalkan poin kunci yang ingin Anda perhatikan oleh audiens Anda. Jika suatu poin tertentu dalam pos Anda penting atau bermanfaat, menebalkannya bisa membuat pembaca Anda berhenti dan membaca isi keseluruhan.

    bold text for linkedin
  2. Ciptakan dampak visual. Bereksperimen dengan format teks seperti miring, tebal, atau garis bawah memberi kata-kata Anda sedikit perombakan. Ketika Anda membagikan pos yang panjang, format dapat membimbing mata mereka untuk fokus pada apa yang Anda katakan.

  3. Perbaiki keterbacaan. Teks biasa bisa sedikit membosankan. Teks yang diformat memecah pesan yang padat dan membantu pembaca Anda memahaminya dengan lebih baik.

Bagaimana Cara Membuat Teks Tebal di Pos LinkedIn? 2 Cara Mudah

Kecuali jika Anda memposting artikel atau buletin, opsi untuk memformat pos biasa tidak ada di LinkedIn.

Jadi, bagaimana cara membuat teks tebal di LinkedIn?

  1. Tambahkan Teks Tebal ke LinkedIn Dengan Alat Gratis

Dengan hanya teks biasa, pos LinkedIn Anda mungkin tidak menarik perhatian jaringan Anda. 

Saat Anda mencoba menjadi viral di LinkedIn, kurangnya opsi pemformatan dapat membatasi. Namun, jika Anda ingin mengarahkan perhatian pembaca Anda ke bagian paling penting dari konten Anda, ada solusinya yang mudah. 

free text formatter for linkedin

Anda dapat menggunakan pemformat gratis LinkedIn MagicPost untuk menambahkan teks tebal ke pos LinkedIn Anda dan memberi pos Anda tampilan yang lebih bersih, struktur yang lebih baik, dan dampak yang menghentikan scroll.

  1. Gunakan Pemformat Pos Bawaan MagicPost

Anda juga dapat membuat teks LinkedIn Anda tebal dengan pemformat bawaan MagicPost

Selain menghasilkan pos yang dipersonalisasi, MagicPost membantu Anda meningkatkan tampilannya. Anda dapat menebalkan teks, menambahkan poin peluru, menyertakan emoji, atau bahkan menulis pengait yang menarik lebih banyak perhatian. 

formatted linkedin post

Ini tersedia di semua paket berbayar MagicPost yang dapat Anda coba melalui uji coba gratis.

Bagaimana Anda Harus Memformat Teks di LinkedIn untuk Lebih Banyak Keterlibatan?

Ada lebih banyak cara untuk memformat konten Anda, selain mencetak tebal teks di LinkedIn.

1. Cetak Miring Teks LinkedIn

Sementara teks tebal digunakan untuk penekanan yang kuat, teks miring secara halus menekankan kata atau frasa, membuatnya menonjol tanpa berteriak. Teks miring sangat cocok untuk menyoroti ide-ide percakapan, pemikiran internal, atau pendapat pribadi.

bold and italics text on linkedin post

Selain ini, teks miring menambah daya tarik visual dari teks Anda, menjadikannya lebih menyenangkan secara estetika.

2. Garisbawahi Bagian Penting

Jika dibandingkan dengan teks tebal dan miring, teks yang digarisbawahi di LinkedIn kurang umum. Seringkali, teks yang digarisbawahi bisa disalahartikan sebagai hyperlink, yang bisa menyesatkan audiens Anda berpikir itu adalah tautan.

Oleh karena itu, kami menyarankan untuk menggunakan teks yang digarisbawahi secara hemat untuk menghindari salah paham.

3. Gunakan Huruf Kapital

Huruf kapital adalah format teks LinkedIn yang lain yang bisa menjadi lereng yang licin. Jika tidak digunakan dengan benar, mereka mungkin terlihat seperti berteriak, meskipun niat Anda hanya untuk menekankan sebuah poin. Gunakan dengan bijaksana untuk menarik perhatian.

Jika penekanan adalah tujuan Anda, pertimbangkan opsi lain. Huruf besar sangat ideal untuk akronim dan singkatan.

Misalnya:

  • AI: Kecerdasan Buatan

  • SEM: Pemasaran Mesin Pencari

  • CRM: Manajemen Hubungan Pelanggan

4. Sertakan Emoji

Emoji memberikan sentuhan yang lebih personal pada teks Anda. Mereka sangat baik untuk menarik perhatian, memperkaya alur konten, dan menjadikannya lebih dapat diterima.

Hal hebat lainnya tentang emoji adalah bagaimana mereka bisa meringankan pesan serius, menjadikan konten Anda lebih menarik dan mudah dicerna.

5. Jaga Kebersihan

Jangan gunakan beberapa gaya pemformatan sekaligus. Kuncinya adalah mempertahankan kejelasan, jadi gunakan pemformatan untuk meningkatkan keterbacaan tanpa membanjiri audiens Anda.

Misalnya, menggunakan baik gaya tebal dan coretan untuk kalimat yang sama akan membuatnya lebih sulit dibaca. 

6. Konsistenlah

Jika Anda menggunakan gaya pemformatan tertentu untuk menyoroti bagian penting dari pos LinkedIn Anda, tetaplah pada itu.

Buatlah gaya pemformatan Anda sendiri dan gunakan untuk semua pos LinkedIn Anda untuk membangun merek Anda dan menjadikan konten Anda mudah dikenali.

4 Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Menambahkan Teks Tebal di LinkedIn

Teks tebal adalah alat pemformatan, bukan kepribadian. Digunakan dengan baik, itu meningkatkan keterbacaan. Digunakan dengan buruk, itu membuat format pos LinkedIn terasa agresif, spam, atau sulit untuk dipindai.

#1. Menebalkan kalimat penuh (atau seluruh paragraf)
Ketika semuanya ditebalkan, tidak ada yang ditebalkan. Pembaca kehilangan hierarki visual dan pos menjadi melelahkan di seluler. Pertahankan tebal untuk jangkar pendek: sebuah kata kunci, fragmen pengait, atau satu inti pemikiran.

#2. Menggunakan teks tebal sebagai pengganti struktur
Tebal tidak akan memperbaiki pos yang berantakan. Jika idenya tidak jelas, menebalkan kata-kata acak hanya menambah kebisingan. Mulailah dengan pemformatan yang bersih terlebih dahulu: paragraf yang pendek, jeda baris yang disengaja, dan alur yang jelas.

#3. Menebalkan hal-hal yang salah
Tebal harus menyoroti makna, bukan pengisi. Hindari menebalkan kata-kata umum seperti “penting,” “menakjubkan,” atau “wajib.” Sebaliknya, tebalkan bagian konkret: hasil, angka, tindakan, atau klaim yang penting.

#4. Berlebihan dalam pemformatan campuran
Tebal + miring + emoji + HURUF BESAR + simbol dalam blok yang sama sering terlihat seperti pos promo. Pilih satu atau dua teknik penekanan dan patuhi mereka agar format pos LinkedIn tetap bersih.

4 Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Menambahkan Teks Tebal di LinkedIn

Teks tebal adalah alat pemformatan, bukan kepribadian. Digunakan dengan baik, itu meningkatkan keterbacaan. Digunakan dengan buruk, itu membuat format pos LinkedIn terasa agresif, spam, atau sulit untuk dipindai.

#1. Menebalkan kalimat penuh (atau seluruh paragraf)
Ketika semuanya ditebalkan, tidak ada yang ditebalkan. Pembaca kehilangan hierarki visual dan pos menjadi melelahkan di seluler. Pertahankan tebal untuk jangkar pendek: sebuah kata kunci, fragmen pengait, atau satu inti pemikiran.

#2. Menggunakan teks tebal sebagai pengganti struktur
Tebal tidak akan memperbaiki pos yang berantakan. Jika idenya tidak jelas, menebalkan kata-kata acak hanya menambah kebisingan. Mulailah dengan pemformatan yang bersih terlebih dahulu: paragraf yang pendek, jeda baris yang disengaja, dan alur yang jelas.

#3. Menebalkan hal-hal yang salah
Tebal harus menyoroti makna, bukan pengisi. Hindari menebalkan kata-kata umum seperti “penting,” “menakjubkan,” atau “wajib.” Sebaliknya, tebalkan bagian konkret: hasil, angka, tindakan, atau klaim yang penting.

#4. Berlebihan dalam pemformatan campuran
Tebal + miring + emoji + HURUF BESAR + simbol dalam blok yang sama sering terlihat seperti pos promo. Pilih satu atau dua teknik penekanan dan patuhi mereka agar format pos LinkedIn tetap bersih.

4 Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Menambahkan Teks Tebal di LinkedIn

Teks tebal adalah alat pemformatan, bukan kepribadian. Digunakan dengan baik, itu meningkatkan keterbacaan. Digunakan dengan buruk, itu membuat format pos LinkedIn terasa agresif, spam, atau sulit untuk dipindai.

#1. Menebalkan kalimat penuh (atau seluruh paragraf)
Ketika semuanya ditebalkan, tidak ada yang ditebalkan. Pembaca kehilangan hierarki visual dan pos menjadi melelahkan di seluler. Pertahankan tebal untuk jangkar pendek: sebuah kata kunci, fragmen pengait, atau satu inti pemikiran.

#2. Menggunakan teks tebal sebagai pengganti struktur
Tebal tidak akan memperbaiki pos yang berantakan. Jika idenya tidak jelas, menebalkan kata-kata acak hanya menambah kebisingan. Mulailah dengan pemformatan yang bersih terlebih dahulu: paragraf yang pendek, jeda baris yang disengaja, dan alur yang jelas.

#3. Menebalkan hal-hal yang salah
Tebal harus menyoroti makna, bukan pengisi. Hindari menebalkan kata-kata umum seperti “penting,” “menakjubkan,” atau “wajib.” Sebaliknya, tebalkan bagian konkret: hasil, angka, tindakan, atau klaim yang penting.

#4. Berlebihan dalam pemformatan campuran
Tebal + miring + emoji + HURUF BESAR + simbol dalam blok yang sama sering terlihat seperti pos promo. Pilih satu atau dua teknik penekanan dan patuhi mereka agar format pos LinkedIn tetap bersih.

4 Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Menambahkan Teks Tebal di LinkedIn

Teks tebal adalah alat pemformatan, bukan kepribadian. Digunakan dengan baik, itu meningkatkan keterbacaan. Digunakan dengan buruk, itu membuat format pos LinkedIn terasa agresif, spam, atau sulit untuk dipindai.

#1. Menebalkan kalimat penuh (atau seluruh paragraf)
Ketika semuanya ditebalkan, tidak ada yang ditebalkan. Pembaca kehilangan hierarki visual dan pos menjadi melelahkan di seluler. Pertahankan tebal untuk jangkar pendek: sebuah kata kunci, fragmen pengait, atau satu inti pemikiran.

#2. Menggunakan teks tebal sebagai pengganti struktur
Tebal tidak akan memperbaiki pos yang berantakan. Jika idenya tidak jelas, menebalkan kata-kata acak hanya menambah kebisingan. Mulailah dengan pemformatan yang bersih terlebih dahulu: paragraf yang pendek, jeda baris yang disengaja, dan alur yang jelas.

#3. Menebalkan hal-hal yang salah
Tebal harus menyoroti makna, bukan pengisi. Hindari menebalkan kata-kata umum seperti “penting,” “menakjubkan,” atau “wajib.” Sebaliknya, tebalkan bagian konkret: hasil, angka, tindakan, atau klaim yang penting.

#4. Berlebihan dalam pemformatan campuran
Tebal + miring + emoji + HURUF BESAR + simbol dalam blok yang sama sering terlihat seperti pos promo. Pilih satu atau dua teknik penekanan dan patuhi mereka agar format pos LinkedIn tetap bersih.

Kesimpulan

Teks tebal adalah salah satu cara paling sederhana untuk meningkatkan format posting LinkedIn. Ini membantu pembaca memindai lebih cepat, menemukan ide utama, dan mengingat intinya.

Jaga agar tetap minimalis, disengaja, dan konsisten. Gunakan tebal untuk menciptakan struktur, bukan untuk meng补补kan tulisan yang lemah.

Ketika format terasa seperti pekerjaan berat, MagicPost membuatnya mudah untuk menyusun, memformat, dan membuat garis kunci menjadi tebal tanpa merusak tata letak saat menyalin ke LinkedIn.



FAQ

Can I add bold text on LinkedIn?

Ya, Anda bisa. Namun, LinkedIn tidak menawarkan opsi format bawaan seperti tebal atau miring. Untuk menambahkan teks tebal, miring, atau garis bawah, Anda perlu menggunakan alat format teks pihak ketiga.

Should I use multiple formatting styles in one LinkedIn post?

Menggunakan teks tebal, miring, atau bergaris bawah dapat membantu menyoroti poin-poin penting dan membuat pos Anda lebih menarik. Namun, menambahkan terlalu banyak gaya sekaligus dapat terasa mengalihkan perhatian atau berantakan.

Can formatting help improve engagement on LinkedIn?

Memformat pos LinkedIn Anda dapat meningkatkan keterlibatan. Menggunakan teks tebal atau miring menyoroti bagian penting dan membuat konten Anda lebih mudah dipindai.
Anda dapat menemukan thread Reddit yang aktif di mana anggota LinkedIn membahas gaya teks mana yang membantu mereka mendapatkan lebih banyak keterlibatan.

Will LinkedIn penalize my post for using toomuch bold text?

Tidak, LinkedIn tidak akan menghukum pos Anda karena menggunakan teks tebal atau miring dari alat pihak ketiga. Namun, formatting yang berlebihan dapat membuat pos Anda sulit dibaca.

Are there tools that help format text for LinkedIn?

Ya. Anda bisa menggunakan formatter teks gratis MagicPost untuk membuat konten Anda lebih menarik.

How to bold text in LinkedIn post in mobile?

Untuk menebalkan teks dalam pos LinkedIn di ponsel, gunakan pemformat teks LinkedIn gratis seperti MagicPost. Buka alat di browser ponsel Anda, ketik teks Anda, pilih gaya tebal, lalu salin dan tempel ke aplikasi LinkedIn Anda.

Tired of spending hours writing your next LinkedIn post?

MagicPost is not only your favorite AI LinkedIn Post Generator. It is the all-in-one platform for effortlessly creating engaging content on Linkedin.

No credit card required

Enjoy your free trial.

Tired of spending hours writing your next LinkedIn post?

MagicPost is not only your favorite AI LinkedIn Post Generator. It is the all-in-one platform for effortlessly creating engaging content on Linkedin.

No credit card required

Enjoy your free trial.

Bahasa Indonesia

Company

Resources

Alternatives

Free tools