Seberapa panjang seharusnya sebuah pos di LinkedIn?

Seberapa panjang seharusnya sebuah pos di LinkedIn?

Seberapa panjang seharusnya sebuah pos di LinkedIn?

Pembuatan Konten

Margot Daugieras

|

Terakhir diperbarui: 11 Apr 2025

Batasan LinkedIn untuk posting adalah 3.000 karakter. Namun, menggunakan semua karakter yang tersedia tidak berarti Anda akan mendapatkan lebih banyak keterlibatan. 

Jadi, seberapa panjang seharusnya sebuah posting LinkedIn?

Jika posting Anda terlalu pendek, itu mungkin kurang informasi. Dalam hal ini, posting tersebut bisa jadi samar dan mudah dilupakan. 

Jika posting Anda terlalu panjang, orang mungkin kehilangan minat sebelum mereka sampai pada inti masalah. 

Itulah sebabnya Anda harus fokus pada menemukan panjang posting LinkedIn yang terbaik. Tidak hanya untuk menarik perhatian jaringan Anda tetapi juga untuk mendorong mereka untuk terlibat.

Kami akan membahas seberapa panjang seharusnya sebuah posting LinkedIn dan bagaimana cara mengoptimalkannya untuk lebih banyak visibilitas. 



Apa Panjang Ideal untuk Postingan LinkedIn?

Sebagai platform dengan banyak profesional, banyak anggota LinkedIn di sini untuk menggali informasi berkualitas yang mendetail dan terhubung dengan orang lain secara pribadi. 

Jadi, apakah panjang postingan LinkedIn benar-benar penting?

Panjang postingan LinkedIn yang ideal mungkin tidak ada. Itu tergantung pada audiens Anda dan apa yang menarik perhatian mereka terhadap konten Anda. 

Tergantung pada format postingan, seberapa panjang postingan LinkedIn Anda bisa memengaruhi kinerjanya. 

Postingan yang pendek dan langsung tidak akan membantu Anda memposisikan diri sebagai pemimpin industri, sementara postingan yang terdiri dari 2.000 karakter mungkin terlalu banyak untuk membagikan tips cepat. 

Untuk menemukan titik manis tersebut, mari kita analisis jenis-jenis postingan LinkedIn yang paling umum dan panjang idealnya.

Jenis-Jenis Postingan LinkedIn dan Panjang Idealnya

Pengguna LinkedIn dapat memanfaatkan fitur di platform yang lebih sesuai dengan tujuan dan sasaran mereka. Ambil contoh, artikel LinkedIn dan buletin LinkedIn. Sebuah artikel LinkedIn dapat berisi 110.000 kata dibandingkan dengan kapasitas 3000 kata dari postingan umpan.

Ayo kita uraikan berbagai jenis postingan LinkedIn dan panjang idealnya.

1. Postingan Umpan LinkedIn

Panjang yang direkomendasikan untuk postingan umpan LinkedIn adalah antara 1.300 dan 2.000 karakter. Namun, Anda harus menyesuaikan panjang berdasarkan topik dan tujuan Anda.
Untuk mendapatkan lebih banyak tayangan LinkedIn, postingan Anda harus memiliki antara 1.900 hingga 2.000 karakter. 

2. Panjang Terbaik Karusel LinkedIn

Karusel dapat menjadi senjata rahasia Anda untuk menjaga perhatian pembaca tanpa membebani mereka dengan pesan-pesan yang panjang.

Tapi berapa banyak slide yang harus dimiliki sebuah karusel?

Panjang ideal untuk karusel LinkedIn adalah antara 6 sampai 10 slide. Untuk mendapatkan lebih banyak suka, berbagi, dan komentar, slide pertama harus menjadi pengait Anda. Slide terakhir harus menyertakan ajakan bertindak yang jelas, mendorong audiens Anda untuk mengikuti, memberikan komentar, atau mengunjungi situs web Anda. 

Untuk menjaga tampilan slide Anda tetap jelas, tulislah 25-50 kata per slide. Ini membuatnya mudah bagi anggota LinkedIn untuk memahami pesan kunci tanpa kehilangan minat.

  1. Panjang Terbaik Video LinkedIn

Menurut LinkedIn, Anda harus menjaga video Anda di bawah 30 detik untuk meningkatkan kesadaran dan pertimbangan merek. Video yang lebih pendek dari 30 detik 

Untuk kesadaran dan pertimbangan merek, jaga video Anda di bawah 30 detik. Menurut LinkedIn, video yang lebih pendek memiliki peningkatan 200% dalam tingkat penyelesaian tayangan. 

Berapa banyak waktu yang Anda miliki untuk mendapatkan perhatian jaringan Anda?

LinkedIn mengatakan Anda harus menunjukkan kepada audiens Anda apa yang ingin Anda tunjukkan dalam 10 detik pertama. Setelah 10 detik pertama, keterlibatan akan menurun. 

Namun, Anda dapat menguji video yang lebih panjang ketika berbagi cerita tentang keberhasilan pelanggan atau penawaran eksklusif. LinkedIn menyarankan menggunakan video antara 30 hingga 90 detik saat mengincar tujuan pemasaran yang lebih luas.

4. Artikel & Buletin LinkedIn

Artikel dan buletin LinkedIn adalah cara hebat lainnya untuk menyelami topik dengan audiens Anda.

Anggaplah artikel LinkedIn sebagai sebuah blog. Gunakan itu untuk berbagi keahlian dan pendapat yang terperinci.

Di sisi lain, Buletin LinkedIn mirip dengan email yang disubscribe oleh audiens Anda untuk diterima. Jadilah kreatif dan coba berbagai jenis konten ini untuk terhubung dengan audiens Anda di tingkat yang lebih dalam.

Targetkan sekitar 1.900 hingga 2.200 kata untuk mulai, dan ingatlah bahwa, semua tentang memberikan konten berkualitas daripada membanjiri dengan kuantitas.

Apa yang Harus Anda Pertimbangkan Selain Panjang Postingan LinkedIn?

Ketika berbicara tentang keterlibatan di LinkedIn, panjang postingan Anda hanyalah satu dari sekian banyak faktor yang harus Anda pertimbangkan. 

Jadi, apa lagi yang harus Anda fokuskan untuk menarik perhatian jaringan Anda?

1. Selalu Mulai Dengan Pancingan

Terkadang, bukan karena postingan Anda terlalu panjang. Anda mungkin tidak membuat audiens Anda tertarik dengan apa yang Anda katakan.

Dapatkan perhatian audiens Anda dengan pancingan yang menarik. Ini bisa berupa ringkasan singkat dari seluruh postingan Anda, pertanyaan reflektif, atau statistik yang menarik. 

Tip pro: Gunakan generator pancingan LinkedIn gratis dari MagicPost untuk menulis pembukaan terbaik untuk postingan Anda. 

2. Tambahkan Visual

Di LinkedIn, postingan dengan visual adalah magnet perhatian. Visual yang dipilih dengan cermat seperti gambar, infografis, atau bahkan meme dapat membantu menarik perhatian audiens Anda saat mereka menggulir melalui feed.

3. Resonansi Dengan Audiens Anda

Baik panjang maupun pendek, penekanan harus pada penciptaan konten berkualitas yang menangkap minat audiens Anda. Jangan terlalu khawatir tentang panjang postingan LinkedIn Anda. Sebaliknya, fokuslah untuk menjadikannya relevan dengan audiens Anda.

Buatlah postingan yang edukatif, informatif, atau menghibur.

  1. Memudahkan Untuk Dibaca

Apakah Anda pernah menemukan diri Anda membaca sebuah postingan karena disajikan dalam bentuk poin-poin daripada dalam paragraf panjang?

Ini adalah trik rapi yang banyak digunakan oleh pencipta LinkedIn untuk menjaga audiens mereka tetap tertarik dengan postingan mereka. Dan Anda juga harus mencobanya.

Pecah paragraf panjang menjadi yang lebih pendek atau gunakan poin-poin atau angka untuk mengatur konten Anda. Ini seperti menyajikan potongan informasi kecil yang mudah dicerna.

5. Posting Secara Konsisten

Kebanyakan ahli LinkedIn akan meminta Anda untuk mempertimbangkan waktu sebagai masa hidup setiap postingan LinkedIn yang umumnya adalah 24 jam. Baik berbagi tips cepat atau postingan pemikiran yang lebih panjang, memposting secara teratur menjaga Anda terlihat di feed jaringan Anda. 

Bagaimana Menemukan Panjang Postingan LinkedIn Ideal Anda

Tidak ada panjang "satu ukuran cocok untuk semua" di LinkedIn. Apa yang paling cocok untuk Anda sangat bergantung pada niche, gaya penulisan, dan perilaku audiens Anda.

Cara terbaik untuk menemukan panjang postingan ideal Anda adalah dengan menguji dan mengukur hasilnya dari waktu ke waktu.

Pada akhirnya, Anda akan mengetahui bahwa beberapa topik lebih baik ditampilkan sebagai postingan singkat yang padat, sementara yang lain membutuhkan lebih banyak konteks dan secara alami memerlukan format yang lebih panjang.

Tujuannya adalah untuk memahami apa yang beresonansi dengan audiens Anda, bukan platform secara keseluruhan.

Berikut cara mengetahuinya:

1. Gunakan analitik LinkedIn untuk melacak tingkat keterlibatan per postingan.

Periksa kinerja setiap postingan di dalam dasbor analitik Anda: tayangan, komentar, berbagi, dan tingkat keterlibatan. Bandingkan postingan singkat vs. panjang untuk melihat panjang mana yang secara konsisten memicu lebih banyak interaksi.

Untuk informasi lebih lanjut, baca artikel kami tentang cara menggunakan analitik di MagicPost.

2. Bereksperimenlah dengan postingan singkat vs. panjang selama sebulan

Buatlah tes konten sederhana: setengah postingan singkat, setengah postingan panjang. Tetap pada frekuensi posting yang sama. Setelah sebulan, lihat hasilnya. Anda akan mulai melihat pola jelas dalam apa yang direspons orang.

3. Catat format mana (cerita, carousel, teks) yang paling cocok untuk Anda

Format yang berbeda secara alami cocok untuk panjang yang berbeda. Mungkin cerita panjang Anda berkinerja baik, tetapi keterangan carousel yang lebih pendek lebih unggul dari postingan teks panjang. Lacak format, bukan hanya jumlah kata, untuk memahami preferensi audiens Anda.

Untuk mengetahui konten yang paling cocok untuk Anda, baca artikel kami tentang cara membangun strategi konten LinkedIn.


Bagaimana Menemukan Panjang Postingan LinkedIn Ideal Anda

Tidak ada panjang "satu ukuran cocok untuk semua" di LinkedIn. Apa yang paling cocok untuk Anda sangat bergantung pada niche, gaya penulisan, dan perilaku audiens Anda.

Cara terbaik untuk menemukan panjang postingan ideal Anda adalah dengan menguji dan mengukur hasilnya dari waktu ke waktu.

Pada akhirnya, Anda akan mengetahui bahwa beberapa topik lebih baik ditampilkan sebagai postingan singkat yang padat, sementara yang lain membutuhkan lebih banyak konteks dan secara alami memerlukan format yang lebih panjang.

Tujuannya adalah untuk memahami apa yang beresonansi dengan audiens Anda, bukan platform secara keseluruhan.

Berikut cara mengetahuinya:

1. Gunakan analitik LinkedIn untuk melacak tingkat keterlibatan per postingan.

Periksa kinerja setiap postingan di dalam dasbor analitik Anda: tayangan, komentar, berbagi, dan tingkat keterlibatan. Bandingkan postingan singkat vs. panjang untuk melihat panjang mana yang secara konsisten memicu lebih banyak interaksi.

Untuk informasi lebih lanjut, baca artikel kami tentang cara menggunakan analitik di MagicPost.

2. Bereksperimenlah dengan postingan singkat vs. panjang selama sebulan

Buatlah tes konten sederhana: setengah postingan singkat, setengah postingan panjang. Tetap pada frekuensi posting yang sama. Setelah sebulan, lihat hasilnya. Anda akan mulai melihat pola jelas dalam apa yang direspons orang.

3. Catat format mana (cerita, carousel, teks) yang paling cocok untuk Anda

Format yang berbeda secara alami cocok untuk panjang yang berbeda. Mungkin cerita panjang Anda berkinerja baik, tetapi keterangan carousel yang lebih pendek lebih unggul dari postingan teks panjang. Lacak format, bukan hanya jumlah kata, untuk memahami preferensi audiens Anda.

Untuk mengetahui konten yang paling cocok untuk Anda, baca artikel kami tentang cara membangun strategi konten LinkedIn.


Bagaimana Menemukan Panjang Postingan LinkedIn Ideal Anda

Tidak ada panjang "satu ukuran cocok untuk semua" di LinkedIn. Apa yang paling cocok untuk Anda sangat bergantung pada niche, gaya penulisan, dan perilaku audiens Anda.

Cara terbaik untuk menemukan panjang postingan ideal Anda adalah dengan menguji dan mengukur hasilnya dari waktu ke waktu.

Pada akhirnya, Anda akan mengetahui bahwa beberapa topik lebih baik ditampilkan sebagai postingan singkat yang padat, sementara yang lain membutuhkan lebih banyak konteks dan secara alami memerlukan format yang lebih panjang.

Tujuannya adalah untuk memahami apa yang beresonansi dengan audiens Anda, bukan platform secara keseluruhan.

Berikut cara mengetahuinya:

1. Gunakan analitik LinkedIn untuk melacak tingkat keterlibatan per postingan.

Periksa kinerja setiap postingan di dalam dasbor analitik Anda: tayangan, komentar, berbagi, dan tingkat keterlibatan. Bandingkan postingan singkat vs. panjang untuk melihat panjang mana yang secara konsisten memicu lebih banyak interaksi.

Untuk informasi lebih lanjut, baca artikel kami tentang cara menggunakan analitik di MagicPost.

2. Bereksperimenlah dengan postingan singkat vs. panjang selama sebulan

Buatlah tes konten sederhana: setengah postingan singkat, setengah postingan panjang. Tetap pada frekuensi posting yang sama. Setelah sebulan, lihat hasilnya. Anda akan mulai melihat pola jelas dalam apa yang direspons orang.

3. Catat format mana (cerita, carousel, teks) yang paling cocok untuk Anda

Format yang berbeda secara alami cocok untuk panjang yang berbeda. Mungkin cerita panjang Anda berkinerja baik, tetapi keterangan carousel yang lebih pendek lebih unggul dari postingan teks panjang. Lacak format, bukan hanya jumlah kata, untuk memahami preferensi audiens Anda.

Untuk mengetahui konten yang paling cocok untuk Anda, baca artikel kami tentang cara membangun strategi konten LinkedIn.


Bagaimana Menemukan Panjang Postingan LinkedIn Ideal Anda

Tidak ada panjang "satu ukuran cocok untuk semua" di LinkedIn. Apa yang paling cocok untuk Anda sangat bergantung pada niche, gaya penulisan, dan perilaku audiens Anda.

Cara terbaik untuk menemukan panjang postingan ideal Anda adalah dengan menguji dan mengukur hasilnya dari waktu ke waktu.

Pada akhirnya, Anda akan mengetahui bahwa beberapa topik lebih baik ditampilkan sebagai postingan singkat yang padat, sementara yang lain membutuhkan lebih banyak konteks dan secara alami memerlukan format yang lebih panjang.

Tujuannya adalah untuk memahami apa yang beresonansi dengan audiens Anda, bukan platform secara keseluruhan.

Berikut cara mengetahuinya:

1. Gunakan analitik LinkedIn untuk melacak tingkat keterlibatan per postingan.

Periksa kinerja setiap postingan di dalam dasbor analitik Anda: tayangan, komentar, berbagi, dan tingkat keterlibatan. Bandingkan postingan singkat vs. panjang untuk melihat panjang mana yang secara konsisten memicu lebih banyak interaksi.

Untuk informasi lebih lanjut, baca artikel kami tentang cara menggunakan analitik di MagicPost.

2. Bereksperimenlah dengan postingan singkat vs. panjang selama sebulan

Buatlah tes konten sederhana: setengah postingan singkat, setengah postingan panjang. Tetap pada frekuensi posting yang sama. Setelah sebulan, lihat hasilnya. Anda akan mulai melihat pola jelas dalam apa yang direspons orang.

3. Catat format mana (cerita, carousel, teks) yang paling cocok untuk Anda

Format yang berbeda secara alami cocok untuk panjang yang berbeda. Mungkin cerita panjang Anda berkinerja baik, tetapi keterangan carousel yang lebih pendek lebih unggul dari postingan teks panjang. Lacak format, bukan hanya jumlah kata, untuk memahami preferensi audiens Anda.

Untuk mengetahui konten yang paling cocok untuk Anda, baca artikel kami tentang cara membangun strategi konten LinkedIn.


FAQ

What is the best length for a LinkedIn post?

Panjang posting LinkedIn terbaik adalah antara 1.300 hingga 1.900. Jaga agar postingan Anda lebih pendek untuk tips cepat meningkatkan keterlibatan, dan tulis sekitar 1.900 karakter untuk cerita atau wawasan yang lebih panjang. 

Do longer LinkedIn posts perform better?

Berbagi postingan LinkedIn yang lebih panjang tidak serta merta akan mendatangkan lebih banyak suka, komentar, dan berbagi. Anda tetap harus menjaga konten Anda tetap menarik dan relevan. 

What’s the best length for a LinkedIn video?

Video LinkedIn Anda seharusnya tidak lebih dari 30 detik. Anda dapat mencoba video yang lebih panjang saat membahas topik yang lebih kompleks, tetapi pastikan untuk menarik perhatian penonton dalam 10 detik pertama. 

How many slides should I add to my LinkedIn carousel?

Untuk mendapatkan lebih banyak keterlibatan, carousel Anda harus memiliki antara 6 hingga 10 slide. Sertakan penarik perhatian yang kuat di slide pertama Anda dan CTA yang jelas di slide terakhir. 

Artikel terkait

Artikel terkait

Tired of spending hours writing your next LinkedIn post?

MagicPost is not only your favorite AI LinkedIn Post Generator. It is the all-in-one platform for effortlessly creating engaging content on Linkedin.

No credit card required

Enjoy your free trial.

Tired of spending hours writing your next LinkedIn post?

MagicPost is not only your favorite AI LinkedIn Post Generator. It is the all-in-one platform for effortlessly creating engaging content on Linkedin.

No credit card required

Enjoy your free trial.

Bahasa Indonesia

Company

Resources

Alternatives

Free tools