Bagaimana Melampirkan Resume Anda ke LinkedIn
Untuk mengunggah resume Anda ke LinkedIn dengan aman dan memastikan telah siap untuk aplikasi pekerjaan, ikuti langkah-langkah berikut:
Masuk ke Profil LinkedIn Anda
Klik foto profil Anda di pojok kanan atas, lalu pilih Pengaturan & Privasi dari menu dropdown.

Navigasi ke Pengaturan Aplikasi Pekerjaan
Di menu sebelah kiri, klik pada Privasi Data, lalu gulir ke bawah dan pilih pengaturan aplikasi pekerjaan.

Unggah Resume Anda
Anda akan melihat opsi untuk mengunggah resume Anda di bawah “Kelola resume Anda.” Klik Unggah Resume dan pilih file dari perangkat Anda.
Format yang diterima adalah DOC, DOCX, atau PDF dan ukuran file maksimum adalah 5 MB.

Pilih Preferensi Anda
LinkedIn akan menanyakan apakah Anda ingin menyimpan resume untuk aplikasi pekerjaan di masa depan dan jika Anda ingin membuatnya terlihat oleh perekrut.
Bagaimana Mengunggah Resume Anda dari Perangkat Seluler
Mengunggah resume Anda melalui aplikasi seluler LinkedIn sama cepat dan mudahnya.
Cukup ikuti langkah-langkah berikut:
Buka aplikasi LinkedIn di ponsel Anda.
Ketik ikon profil Anda di pojok kanan bawah.
Kemudian ketuk ikon pengaturan (⚙️) di pojok kiri atas.
Gulir ke bawah ke bagian “Privasi data” dan ketuk “Pengaturan aplikasi pekerjaan”.
Pilih “Resume”, lalu ketuk “Unggah resume” dan pilih file Anda.

Bagaimana Menampilkan Resume Anda di LinkedIn
Mengunggah resume Anda melalui pengaturan aplikasi pekerjaan LinkedIn adalah cara yang bagus untuk membuatnya dapat diakses oleh perekrut, atau untuk melamar dengan cepat ketika Anda melihat pekerjaan yang menarik bagi Anda.
Tapi itu hanya satu bagian dari teka-teki.
Anda dapat meningkatkan visibilitas Anda dengan menambahkan resume Anda secara strategis ke profil Anda.
Pastikan LinkedIn Anda juga dioptimalkan dengan baik dan secara jelas menunjukkan keterampilan dan pencapaian Anda.

Memperlakukan Profil Anda Seperti Resume
Pertama dan terpenting, profil LinkedIn Anda harus sepenuhnya dioptimalkan.
Ini adalah empat area kunci yang harus Anda fokuskan sebelum mengunggah resume Anda ke LinkedIn:
1. Foto Profil Anda
Orang lebih mudah terhubung ketika mereka melihat wajah, itu menambah rasa percaya dan kejujuran.
Pastikan foto profil Anda terbaru, berkualitas tinggi, dan mencerminkan bagaimana Anda ingin dipandang secara profesional.

Judul Anda
Judul LinkedIn Anda adalah pitch lift Anda, pendek, kuat, dan dirancang untuk menarik perhatian.
Ini adalah salah satu kalimat pertama yang diperhatikan oleh perekrut, jadi buatlah jelas, spesifik, dan berbasis nilai.

Jika Anda tidak yakin harus mulai dari mana, Anda selalu dapat menggunakan generator judul gratis untuk mendapatkan ide dan menyempurnakan pesan Anda.
3. Banner Anda
Banner Anda adalah lahan yang berharga.
Gunakan untuk menyoroti tujuan Anda saat ini; apakah Anda terbuka untuk pekerjaan, lulusan terbaru, atau spesialis di bidang tertentu.

Banner yang dirancang dengan baik dapat segera menarik perhatian dan menceritakan kisah Anda dengan cepat, seringkali lebih efektif daripada resume mandiri.
3. Pengalaman & Keterampilan Anda
Pastikan setiap bagian dari profil Anda terbaru, terutama pengalaman kerja, sertifikasi, pendidikan, dan keterampilan.
Karena perekrut sering memeriksa bagian ini sebelum mengirim pesan atau permintaan koneksi.

Juga, jangan lupa untuk menyertakan bahasa yang Anda bicarakan dan alat teknis yang Anda kuasai.
Anggap bagian ini sebagai kesempatan Anda untuk secara jelas menunjukkan nilai yang Anda bawa — dan untuk memperkuat semua yang ada di resume Anda.
4. Konten & Aktivitas (Tip Bonus)
Akhirnya, manfaatkan fitur konten LinkedIn.
Bagikan pos yang menyoroti keahlian, perjalanan karier, atau wawasan industri Anda.
Ini membangun kredibilitas, menunjukkan keterampilan komunikasi Anda, dan menjaga profil Anda tetap aktif, membantu perekrut melihat Anda sebagai seseorang yang terlibat dan berharga di bidang Anda.
Bagaimana Menambahkan Resume Anda di Bagian Fitur
Cara lain yang efektif untuk menampilkan resume Anda di LinkedIn adalah dengan menambahkannya ke bagian Dipilih di profil Anda.
Ini memastikan bahwa siapa pun yang mengunjungi profil Anda, setelah melihat foto, tajuk, atau spanduk Anda, dapat mengakses resume Anda hanya dengan beberapa klik.
Berikut cara melakukannya:
Periksa profil LinkedIn Anda dan klik pada foto atau nama profil Anda untuk membuka halaman pribadi Anda.
Klik pada “Tambahkan bagian profil.”

Pada menu dropdown, pergi ke “Direkomendasikan” dan pilih “Tambahkan Fitur.”

Anda kemudian akan diberikan beberapa pilihan, pilih apakah Anda ingin menambahkan:
Sebuah tautan (misalnya, ke portofolio online atau resume Anda yang dihosting di situs web Anda)
File media (seperti versi PDF atau dokumen resume Anda)
Sebuah artikel LinkedIn yang Anda tulis atau kiriman yang telah Anda terbitkan di LinkedIn
Jika Anda memiliki situs web pribadi atau portofolio, sebaiknya tambahkan tautannya.
Jika tidak, unggah resume Anda langsung sebagai dokumen sehingga perekrut dapat melihat atau mengunduhnya dengan mudah.

Pembaruan kecil ini dapat membuat perbedaan besar dalam memberikan akses instan kepada perekrut terhadap apa yang paling penting.
Praktik Terbaik Saat Mengunggah Resume Anda di LinkedIn
Untuk memaksimalkan resume Anda di LinkedIn, penting untuk melampaui sekadar mengunggah dokumen.
Berikut adalah beberapa praktik terbaik untuk memastikan profil dan resume Anda bekerja sama secara efektif untuk menarik perekrut, klien, atau kolaborator.
1. Pahami Risiko Privasi LinkedIn
Sebelum mengunggah resume Anda ke LinkedIn, penting untuk memahami batasan platform tersebut.
Resume Anda kemungkinan mengandung informasi pribadi seperti nomor telepon, alamat rumah, atau email Anda. Jika profil Anda publik, data tersebut dapat diakses dengan mudah oleh siapa saja secara online.
Jadi sebelum menambahkan resume Anda ke bagian "Featured" atau menjadikannya terlihat publik, tanyakan pada diri sendiri: Apakah saya benar-benar ingin informasi ini tersedia untuk semua orang?
Tip Pro: Anggaplah resume Anda sebagai dokumen pendukung, bukan titik pusat.
2. Pembatasan Ukuran dan Format File
LinkedIn menerima resume dalam format DOC, DOCX, dan PDF, dengan ukuran file maksimum 5MB.
Ini adalah jenis file standar yang dapat dengan mudah dibuka dan dibaca oleh sebagian besar perekrut dan sistem pelacakan pelamar (ATS), jadi tetap bercokol pada mereka adalah kunci.

Namun jangan hanya mengunggah sembarang file.
Pastikan resume Anda diberi nama dengan jelas dan hindari judul seperti “CV_final_v1.pdf”.
Alih-alih, gunakan sesuatu yang sederhana dan profesional seperti Firstname_lastname_resume.pdf.
Ini terlihat lebih rapi dan memudahkan perekrut untuk melacak dokumen Anda jika mereka mengunduhnya.
3. Perbarui Resume Anda
Jika resume Anda membantu Anda mendapatkan pekerjaan atau klien baru, jangan lupa untuk menghapus atau memperbaruinya.
Resume yang tertinggal dapat mengirimkan sinyal yang salah.
Jika Anda tidak lagi mencari pekerjaan, pertimbangkan untuk menghapusnya dari pandangan publik.
Jika Anda telah berganti peran, perbarui profil Anda terlebih dahulu, dan kemudian resume Anda.
Profil yang bersih dan terkini selalu memberikan kesan yang lebih baik daripada satu yang terisi dengan file-file lama atau informasi yang ketinggalan zaman.
4. Sesuaikan Resume Anda dengan Profil Anda
Resume dan profil LinkedIn Anda harus saling melengkapi, bukan bertentangan.
Sesuaikan judul pekerjaan, tanggal, dan tanggung jawab di kedua platform.
Jika resume Anda lebih disesuaikan (misalnya, menargetkan industri tertentu), pastikan LinkedIn Anda masih menyajikan ringkasan yang luas dan akurat dari pengalaman keseluruhan Anda.
5. Kustomisasi untuk Audiens Anda
Menyusun resume dan profil Anda sesuai dengan peran atau industri yang Anda targetkan dapat membuat perbedaan besar.
Berikut caranya:
Sesuaikan resume Anda untuk menyoroti keterampilan dan pengalaman yang paling relevan untuk pekerjaan atau industri tersebut.
Gunakan kata kunci khusus industri
Cerminkan bahasa yang digunakan dalam daftar pekerjaan. Perekrut lebih cenderung terlibat ketika mereka melihat istilah dan frasa yang dikenal.
Tunjukkan bahwa Anda memahami industri tersebut. Kustomisasi menunjukkan upaya dan menandakan bahwa Anda serius tentang peran tersebut.
Dengan berbicara dalam bahasa industri, Anda tidak hanya mencantumkan kualifikasi, tetapi juga menunjukkan keselarasan dengan kebutuhan calon pemberi kerja Anda.
Praktik Terbaik Saat Mengunggah Resume Anda di LinkedIn
Untuk memaksimalkan resume Anda di LinkedIn, penting untuk melampaui sekadar mengunggah dokumen.
Berikut adalah beberapa praktik terbaik untuk memastikan profil dan resume Anda bekerja sama secara efektif untuk menarik perekrut, klien, atau kolaborator.
1. Pahami Risiko Privasi LinkedIn
Sebelum mengunggah resume Anda ke LinkedIn, penting untuk memahami batasan platform tersebut.
Resume Anda kemungkinan mengandung informasi pribadi seperti nomor telepon, alamat rumah, atau email Anda. Jika profil Anda publik, data tersebut dapat diakses dengan mudah oleh siapa saja secara online.
Jadi sebelum menambahkan resume Anda ke bagian "Featured" atau menjadikannya terlihat publik, tanyakan pada diri sendiri: Apakah saya benar-benar ingin informasi ini tersedia untuk semua orang?
Tip Pro: Anggaplah resume Anda sebagai dokumen pendukung, bukan titik pusat.
2. Pembatasan Ukuran dan Format File
LinkedIn menerima resume dalam format DOC, DOCX, dan PDF, dengan ukuran file maksimum 5MB.
Ini adalah jenis file standar yang dapat dengan mudah dibuka dan dibaca oleh sebagian besar perekrut dan sistem pelacakan pelamar (ATS), jadi tetap bercokol pada mereka adalah kunci.

Namun jangan hanya mengunggah sembarang file.
Pastikan resume Anda diberi nama dengan jelas dan hindari judul seperti “CV_final_v1.pdf”.
Alih-alih, gunakan sesuatu yang sederhana dan profesional seperti Firstname_lastname_resume.pdf.
Ini terlihat lebih rapi dan memudahkan perekrut untuk melacak dokumen Anda jika mereka mengunduhnya.
3. Perbarui Resume Anda
Jika resume Anda membantu Anda mendapatkan pekerjaan atau klien baru, jangan lupa untuk menghapus atau memperbaruinya.
Resume yang tertinggal dapat mengirimkan sinyal yang salah.
Jika Anda tidak lagi mencari pekerjaan, pertimbangkan untuk menghapusnya dari pandangan publik.
Jika Anda telah berganti peran, perbarui profil Anda terlebih dahulu, dan kemudian resume Anda.
Profil yang bersih dan terkini selalu memberikan kesan yang lebih baik daripada satu yang terisi dengan file-file lama atau informasi yang ketinggalan zaman.
4. Sesuaikan Resume Anda dengan Profil Anda
Resume dan profil LinkedIn Anda harus saling melengkapi, bukan bertentangan.
Sesuaikan judul pekerjaan, tanggal, dan tanggung jawab di kedua platform.
Jika resume Anda lebih disesuaikan (misalnya, menargetkan industri tertentu), pastikan LinkedIn Anda masih menyajikan ringkasan yang luas dan akurat dari pengalaman keseluruhan Anda.
5. Kustomisasi untuk Audiens Anda
Menyusun resume dan profil Anda sesuai dengan peran atau industri yang Anda targetkan dapat membuat perbedaan besar.
Berikut caranya:
Sesuaikan resume Anda untuk menyoroti keterampilan dan pengalaman yang paling relevan untuk pekerjaan atau industri tersebut.
Gunakan kata kunci khusus industri
Cerminkan bahasa yang digunakan dalam daftar pekerjaan. Perekrut lebih cenderung terlibat ketika mereka melihat istilah dan frasa yang dikenal.
Tunjukkan bahwa Anda memahami industri tersebut. Kustomisasi menunjukkan upaya dan menandakan bahwa Anda serius tentang peran tersebut.
Dengan berbicara dalam bahasa industri, Anda tidak hanya mencantumkan kualifikasi, tetapi juga menunjukkan keselarasan dengan kebutuhan calon pemberi kerja Anda.
Praktik Terbaik Saat Mengunggah Resume Anda di LinkedIn
Untuk memaksimalkan resume Anda di LinkedIn, penting untuk melampaui sekadar mengunggah dokumen.
Berikut adalah beberapa praktik terbaik untuk memastikan profil dan resume Anda bekerja sama secara efektif untuk menarik perekrut, klien, atau kolaborator.
1. Pahami Risiko Privasi LinkedIn
Sebelum mengunggah resume Anda ke LinkedIn, penting untuk memahami batasan platform tersebut.
Resume Anda kemungkinan mengandung informasi pribadi seperti nomor telepon, alamat rumah, atau email Anda. Jika profil Anda publik, data tersebut dapat diakses dengan mudah oleh siapa saja secara online.
Jadi sebelum menambahkan resume Anda ke bagian "Featured" atau menjadikannya terlihat publik, tanyakan pada diri sendiri: Apakah saya benar-benar ingin informasi ini tersedia untuk semua orang?
Tip Pro: Anggaplah resume Anda sebagai dokumen pendukung, bukan titik pusat.
2. Pembatasan Ukuran dan Format File
LinkedIn menerima resume dalam format DOC, DOCX, dan PDF, dengan ukuran file maksimum 5MB.
Ini adalah jenis file standar yang dapat dengan mudah dibuka dan dibaca oleh sebagian besar perekrut dan sistem pelacakan pelamar (ATS), jadi tetap bercokol pada mereka adalah kunci.

Namun jangan hanya mengunggah sembarang file.
Pastikan resume Anda diberi nama dengan jelas dan hindari judul seperti “CV_final_v1.pdf”.
Alih-alih, gunakan sesuatu yang sederhana dan profesional seperti Firstname_lastname_resume.pdf.
Ini terlihat lebih rapi dan memudahkan perekrut untuk melacak dokumen Anda jika mereka mengunduhnya.
3. Perbarui Resume Anda
Jika resume Anda membantu Anda mendapatkan pekerjaan atau klien baru, jangan lupa untuk menghapus atau memperbaruinya.
Resume yang tertinggal dapat mengirimkan sinyal yang salah.
Jika Anda tidak lagi mencari pekerjaan, pertimbangkan untuk menghapusnya dari pandangan publik.
Jika Anda telah berganti peran, perbarui profil Anda terlebih dahulu, dan kemudian resume Anda.
Profil yang bersih dan terkini selalu memberikan kesan yang lebih baik daripada satu yang terisi dengan file-file lama atau informasi yang ketinggalan zaman.
4. Sesuaikan Resume Anda dengan Profil Anda
Resume dan profil LinkedIn Anda harus saling melengkapi, bukan bertentangan.
Sesuaikan judul pekerjaan, tanggal, dan tanggung jawab di kedua platform.
Jika resume Anda lebih disesuaikan (misalnya, menargetkan industri tertentu), pastikan LinkedIn Anda masih menyajikan ringkasan yang luas dan akurat dari pengalaman keseluruhan Anda.
5. Kustomisasi untuk Audiens Anda
Menyusun resume dan profil Anda sesuai dengan peran atau industri yang Anda targetkan dapat membuat perbedaan besar.
Berikut caranya:
Sesuaikan resume Anda untuk menyoroti keterampilan dan pengalaman yang paling relevan untuk pekerjaan atau industri tersebut.
Gunakan kata kunci khusus industri
Cerminkan bahasa yang digunakan dalam daftar pekerjaan. Perekrut lebih cenderung terlibat ketika mereka melihat istilah dan frasa yang dikenal.
Tunjukkan bahwa Anda memahami industri tersebut. Kustomisasi menunjukkan upaya dan menandakan bahwa Anda serius tentang peran tersebut.
Dengan berbicara dalam bahasa industri, Anda tidak hanya mencantumkan kualifikasi, tetapi juga menunjukkan keselarasan dengan kebutuhan calon pemberi kerja Anda.
Praktik Terbaik Saat Mengunggah Resume Anda di LinkedIn
Untuk memaksimalkan resume Anda di LinkedIn, penting untuk melampaui sekadar mengunggah dokumen.
Berikut adalah beberapa praktik terbaik untuk memastikan profil dan resume Anda bekerja sama secara efektif untuk menarik perekrut, klien, atau kolaborator.
1. Pahami Risiko Privasi LinkedIn
Sebelum mengunggah resume Anda ke LinkedIn, penting untuk memahami batasan platform tersebut.
Resume Anda kemungkinan mengandung informasi pribadi seperti nomor telepon, alamat rumah, atau email Anda. Jika profil Anda publik, data tersebut dapat diakses dengan mudah oleh siapa saja secara online.
Jadi sebelum menambahkan resume Anda ke bagian "Featured" atau menjadikannya terlihat publik, tanyakan pada diri sendiri: Apakah saya benar-benar ingin informasi ini tersedia untuk semua orang?
Tip Pro: Anggaplah resume Anda sebagai dokumen pendukung, bukan titik pusat.
2. Pembatasan Ukuran dan Format File
LinkedIn menerima resume dalam format DOC, DOCX, dan PDF, dengan ukuran file maksimum 5MB.
Ini adalah jenis file standar yang dapat dengan mudah dibuka dan dibaca oleh sebagian besar perekrut dan sistem pelacakan pelamar (ATS), jadi tetap bercokol pada mereka adalah kunci.

Namun jangan hanya mengunggah sembarang file.
Pastikan resume Anda diberi nama dengan jelas dan hindari judul seperti “CV_final_v1.pdf”.
Alih-alih, gunakan sesuatu yang sederhana dan profesional seperti Firstname_lastname_resume.pdf.
Ini terlihat lebih rapi dan memudahkan perekrut untuk melacak dokumen Anda jika mereka mengunduhnya.
3. Perbarui Resume Anda
Jika resume Anda membantu Anda mendapatkan pekerjaan atau klien baru, jangan lupa untuk menghapus atau memperbaruinya.
Resume yang tertinggal dapat mengirimkan sinyal yang salah.
Jika Anda tidak lagi mencari pekerjaan, pertimbangkan untuk menghapusnya dari pandangan publik.
Jika Anda telah berganti peran, perbarui profil Anda terlebih dahulu, dan kemudian resume Anda.
Profil yang bersih dan terkini selalu memberikan kesan yang lebih baik daripada satu yang terisi dengan file-file lama atau informasi yang ketinggalan zaman.
4. Sesuaikan Resume Anda dengan Profil Anda
Resume dan profil LinkedIn Anda harus saling melengkapi, bukan bertentangan.
Sesuaikan judul pekerjaan, tanggal, dan tanggung jawab di kedua platform.
Jika resume Anda lebih disesuaikan (misalnya, menargetkan industri tertentu), pastikan LinkedIn Anda masih menyajikan ringkasan yang luas dan akurat dari pengalaman keseluruhan Anda.
5. Kustomisasi untuk Audiens Anda
Menyusun resume dan profil Anda sesuai dengan peran atau industri yang Anda targetkan dapat membuat perbedaan besar.
Berikut caranya:
Sesuaikan resume Anda untuk menyoroti keterampilan dan pengalaman yang paling relevan untuk pekerjaan atau industri tersebut.
Gunakan kata kunci khusus industri
Cerminkan bahasa yang digunakan dalam daftar pekerjaan. Perekrut lebih cenderung terlibat ketika mereka melihat istilah dan frasa yang dikenal.
Tunjukkan bahwa Anda memahami industri tersebut. Kustomisasi menunjukkan upaya dan menandakan bahwa Anda serius tentang peran tersebut.
Dengan berbicara dalam bahasa industri, Anda tidak hanya mencantumkan kualifikasi, tetapi juga menunjukkan keselarasan dengan kebutuhan calon pemberi kerja Anda.